ACEH UTARA,HARIANLIPUTAN7 – Sosok A’kthaillah resmi maju sebagai calon Geuchik Gampong Rumoh Rayeuk, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, dengan nomor urut 2. Kehadirannya dapat membawa harapan baru bagi masyarakat, khususnya dalam mempercepat pemulihan pascabanjir bandang yang melanda Gampong tersebut pada 26 November 2025 lalu.
Banjir bandang yang sempat melumpuhkan aktivitas warga itu tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga meninggalkan trauma mendalam serta dampak ekonomi yang signifikan. Dalam situasi tersebut, A’kthaillah hadir dengan komitmen kuat untuk mendorong kebangkitan Gampong secara menyeluruh dan berkelanjutan.
A’kthaillah bukan figur baru dalam dunia organisasi dan kepemimpinan. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) pada Pemilu Serentak 2024 serta Pilkada Aceh 2024. Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam membangun tata kelola pemerintahan Gampong yang transparan, profesional, dan berintegritas.
Dalam keterangannya kepada media, Rabu malam (25/03/2026), A’kthaillah menegaskan bahwa pemulihan pascabencana menjadi prioritas utama dalam program kerjanya.
“Banjir bandang yang terjadi beberapa waktu lalu meninggalkan luka mendalam bagi masyarakat. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk bangkit, membangun kembali, dan memastikan kejadian serupa dapat diminimalisir di masa mendatang,” ujarnya.
Adapun visi yang diusung A’kthaillah adalah : “Terwujudnya Gampong Rumoh Rayeuk yang Tangguh, Mandiri, Bersih, dan Sejahtera Berbasis Kebersamaan dan Kearifan Lokal.”
Untuk mewujudkan visi tersebut, ia merumuskan sejumlah misi strategis, antara lain :
1. Mempercepat pemulihan pascabanjir melalui perbaikan infrastruktur, rumah warga, serta fasilitas umum.
2. Mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal seperti pertanian, perkebunan, dan UMKM.
3. Meningkatkan kualitas pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan berbasis digital.
4. Memperkuat ketahanan Gampong Rumoh Rayeuk terhadap bencana melalui program mitigasi dan kesiapsiagaan masyarakat.
5. Menghidupkan nilai-nilai keagamaan, adat istiadat, serta mempererat silaturahmi antarwarga.
6. Memberdayakan pemuda dan perempuan sebagai motor penggerak pembangunan Gampong Rumoh Rayeuk.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah Gampong, tokoh masyarakat, pemuda, serta seluruh elemen warga dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.
Dengan pengalaman, rekam jejak organisasi, serta visi yang jelas, A’kthaillah optimistis mampu menjadi pemimpin yang amanah dan membawa Gampong Rumoh Rayeuk bangkit dari keterpurukan menuju masa depan yang lebih baik.
“Ini bukan hanya tentang pemilihan, tetapi tentang masa depan Gampong kita bersama,” tutup A’kthaillah. (Ibnu Sabil)



